Cahaya Lampu berlebih berbahaya bagi Ritme Tubuh. Apakah cahaya lampu berlebih bisa menyebabkan risiko penyakit jantung dan stroke?

Memasuki abad ke 21 banyak penemuan yang mengubah peradaban manusia. Salah satunya penemuan sumber cahaya yaitu lampu. Lampu berperan sebagai pengganti cahaya matahari atau cahaya api/obor di era sebelumnya. Secara alamiah, makhluk hidup membutuhkan cahaya matahari untuk melakukan proses kehidupan. Namun seiring berkembangnya zaman, cahaya buatan dari lampu digunakan hampir di berbagai bidang dan alat elektronik. Seperti halnya televisi, computer, dan smartphone yang saat ini kita gunakan sehari – hari tanpa kendali.

Berkembangnya produksi maupun kebutuhan teknologi smartphone, komputer, maupun televisi, membuat semua orang konsumtif dengan teknologi ini. Sedangkan ketiganya menghasilkan cahaya dalam penggunaannya. Mayoritas penduduk perkotaan yang lebih banyak terpapar cahaya buatan dari penggunaan layar – layar digital ini. Ditambah penggunaan berlebihan hingga larut malam, membuat mata terus menerus menangkap cahaya. Sehingga respon alamiah tubuh berubah, yaitu dimana tubuh menunda pelepasan hormon melatonin. Yaitu hormon yang memicu perasaan kantuk. Melatonin dikeluarkan oleh kelenjar pineal di otak yang secara alamiah hormon tersebut hanya bisa terlepas jika kondisi lingkungan malam hari atau gelap.

Efek Samping Paparan Cahaya Berlebih

Kondisi letih akibat kurang tidur memicu rasa lapar karena tubuh menaikkan level hormon ghrelin dari otak. Sehingga pada beberapa orang cenderung banyak makan berat maupun makanan ringan. Efek samping berikutnya apabila kita terkena paparan cahaya yang terus-menerus saat gelap atau malam hari dapat merusak kesehatan kita dengan mengganggu ritme sirkadian (Ritme sirkadian adalah proses biologis berulang setiap 24 jam) dan jam tidur normal yang akan memuncak sekitar pukul 02.00 dini hari.

Menatap sebuah layar juga mampu mengakibatkan gejala sensitivitas pada cahaya, yang mengakibatkan beberapa orang mengalami sindrom Computer Vision Syndrome (CVS), yang meliputi pandangan mata kabur, sakit kepala, dan susah berkonsentrasi. Perlu diketahui bahwa pada malam hari tubuh kita melakukan regenerasi sel mati, sehingga sangat penting ketika kondisi tersebut kita dalam dalam posisi relax dan istirahat. Begadang selama beberapa waktu secara terus menerus juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke hingga dua kali lipat. Dengan berbagai risiko penyakit yang mengintai, masihkan anda memakai tanpa kendali? Mari kita atur kembali penggunaan smartphone dan televisi di lingkungan anda dan keluarga.