Apakah tumor otak harus selalu dilakukan operasi ?

Pdf Download disini

Video klik disini

Tidak semua kasus tumor otak harus dilakukan operasi. Keputusan penentuan rencana terapi pada pasien tumor otak bergantung dari beberapa faktor, diantaranya:

  1. Ukuran tumor

Ukuran tumor merupakan faktor penentu utama apakah sebuah tumor otak harus dioperasi atau tidak. Hal ini berkaitan dengan efek massa dan penekanan pada area sekitar serta peningkatan tekanan intra kranial (TIK) yang dapat mengancam nyawa pasien tersebut. Pada kondisi terjadinya penurunan kesadaran akibat peningkatan TIK, maka harus dilakukan operasi emergensi untuk menyelamatkan nyawa pasie

2. Jenis sel tumor

Jenis sel tumor merupakan faktor pertimbangan utama dalam menentukan pilihan terapi paska operasi. Hal ini penting karena sifat tumor berbeda-beda terhadap pemberian terapi lanjutan. Beberapa jenis tumor ada yang sensitif dengan pemberian radiasi (radiosensitif) atau kemoterapi (kemosensitif), namun ada pula tumor yang tidak. Sebagai contoh yaitu salah satu jenis tumor adalah trigeminal schwanoma. Pada tumor jenis ini, radiosurgery dapat memberikan hasil yang positif apabila ukuran tumor kurang dari 3 cm dan tidak ada efek massa terhadap struktur penting di sekitarnya. Namun, pada kasus dengan ukuran tumor yang lebih besar maka pembedahan merupakan pilihan terapi utama.

3. Lokasi Tumor Otak

Apabila tumor otak berada di area penting, misalnya pada area yang berfungsi untuk motorik, komunikasi, penglihatan serta fungsi penting lainnya. Maka hal tersebut akan menjadi dasar pertimbangan apakah pembedahan masih dapat dilakukan dengan aman atau tidak.

4. Kondisi kesehatan secara menyeluruh

Pembedahan tumor otak merupakan suatu stress fisik yang akan diterima oleh tubuh manusia, baik dari segi pembedahan maupun proses pembiusan. Oleh karena itu, setelah seorang pasien sudah diindikasikan untuk dilakukan operasi maka tahap selanjutnya adalah apakah pasien tersebut dapat memenuhi syarat dilakukannya operasi. Sebagai contoh, apabila pasien sudah diindikasikan operasi namun dengan kadar hemoglobin yang rendah (biasanya kurang dari 10 mg/dl) maka operasi akan ditunda dan pasien perlu dilakukan perbaikan kondisi terlebih dahulu. Selain itu, contoh syarat lain adalah usia. Usia juga merupakan bahan pertimbangan untuk membuat keputusan dilakukannya operasi atau tidak. Pada pasien usia yang terlalu tua disertai nilai karnofsky permformance scale (KPS) yang jelek, operasi perlu dipertimbangkan lebih mendalam.

Kapan seseorang harus operasi jika sudah terdiagnosa mengalami tumor otak ?

Sesegera mungkin, pada umumnya jika sudah memenuhi indikasi untuk operasi maka operasi dilakukan dengan tujuan untuk:

  1. Menegakan diagnosis histopatologi dan keputusan terapi lanjutan
  2. Operasi live saving apabila kondisi gawat dimana terjadi efek massa serta penekanan yang berpotensi mengakibatkan morbiditas bahkan hingga mengancam nyawa, maka operasi merupakan tindakan live saving yang harus segera dilakukan. Tindakan operasi tersebut diharapkan dapat menurunkan TIK serta sebisa mungkin dapat mengambil sebagian atau seluruh bagian tumor.

Selain apabila pasien sudah memenuhi indikasi untuk dilakukannya operasi, terdapat pula syarat-syarat yang harus dipenuhi agar seseorang dapat dioperasi. Hal tersebut berhubungan dengan tindakan pembiusan yang akan dilakukan. Keputusan operasi juga dapat dipengaruhi oleh nilai Karnofsky Performance Scale (KPS), dimana nilai minimal KPS untuk diindikasikannya operasi pengangkatan tumor otak adalah 70. Nilai KPS berhubungan dengan kualitas hidup pasien yang diekspektasikan setelah dilakukannya operasi mengingat salah satu tujuan utama operasi adalah untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Berikut adalah penjelasan terkait Medical and Surgical Therapy in Brain Tumor oleh Rahadian Indarto Susilo, dr., Sp.BS (K) dalam Surabaya Brain Tumor Update 2018 Download disini lihat videonya disini