Tumor Otak Bisa Bikin Mual Terus?

Ketika berbicara tentang tumor otak kita cenderung membayangkan gejala seperti sakit kepala, kejang, atau gangguan bicara. Namun, ada satu aspek yang sering tidak dikaitkan padahal cukup sering terjadi: masalah pencernaan. Ya, ternyata, tumor otak juga bisa memengaruhi fungsi lambung dan usus.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Otak adalah pusat pengendali seluruh sistem tubuh, termasuk sistem pencernaan. Jika bagian otak yang mengatur fungsi otonom terganggu — seperti batang otak atau sistem limbik—maka kerja lambung, usus, dan pankreas pun bisa ikut terganggu.

Beberapa pasien dengan tumor otak mengeluhkan:

  • Mual dan muntah terus-menerus
  • Perubahan nafsu makan drastis
  • Sembelit kronis atau diare yang tidak jelas penyebabnya
  • Kembung berlebihan tanpa sebab jelas

Kadang gejala ini muncul lebih dulu sebelum gejala saraf lainnya . Bahkan, banyak pasien yang awalnya dirujuk ke dokter penyakit dalam sebelum akhirnya ditemukan adanya lesi di otak melalui pemeriksaan pencitraan.

Selain itu, efek pengobatan seperti kemoterapi, radiasi, atau obat-obatan seperti steroid juga bisa memicu gangguan pencernaan, seperti gastritis atau tukak lambung. Obat antiepilepsi juga sering memperlambat gerakan usus.

Penting bagi pasien dan keluarga untuk tidak menganggap enteng masalah pencernaan. Gejala seperti muntah berlebihan atau sembelit parah bisa menjadi tanda adanya peningkatan tekanan intrakranial, yang berpotensi membahayakan nyawa jika tidak ditangani segera.

Penanganan gangguan pencernaan pada pasien tumor otak memerlukan pendekatan holistik: terapi obat, pengaturan pola makan, serta komunikasi yang baik antara spesialis saraf, onkologi, dan penyakit dalam.

Konsultasikan keluhan anda bersama kami di Brain Tumor Indonesia

Sumber: https://www.verywellhealth.com/stress-ulcer-5219761?utm

 

Baca Juga
Gejala Tumor Otak pada Anak yang Sering Disalahartikan
Tumor Otak Jinak – Mengapa Tetap Perlu Diwaspadai
Tumor Otak dan Perubahan Kepribadian