Bagaimana Dokter Menentukan Jenis Tumor Otak?
Banyak orang tahu bahwa MRI dapat melihat tumor otak, tetapi tidak semua memahami bahwa MRI belum tentu dapat menentukan jenis tumornya. Untuk mengetahui jenis sel secara pasti, dokter memerlukan kombinasi pemeriksaan.
Langkah pertama adalah pemeriksaan pencitraan seperti MRI atau CT-scan. MRI memberikan gambaran detail mengenai ukuran, bentuk, lokasi, serta efek tumor pada jaringan otak. Berdasarkan pola gambaran tertentu, dokter dapat memperkirakan apakah tumor cenderung jinak atau ganas, tetapi ini belum 100% akurat.
Selanjutnya adalah pemeriksaan klinis, yaitu menilai gejala pasien: kejang, gangguan bicara, kelemahan tubuh, perubahan perilaku, dan sebagainya. Lokasi tumor biasanya menentukan gejalanya. Misalnya, tumor di area penglihatan menyebabkan gangguan melihat, sementara tumor di area motorik menyebabkan kelumpuhan.
Untuk diagnosis yang benar-benar pasti, dokter biasanya melakukan biopsi, yaitu mengambil sedikit jaringan dari tumor dan memeriksanya di bawah mikroskop. Dari biopsi, ahli patologi dapat melihat jenis sel, tingkat keganasan, dan bagaimana sel tersebut tumbuh. Pemeriksaan ini adalah “gold standard” atau standar terbaik dalam menentukan jenis tumor.
Dalam beberapa tahun terakhir, dunia medis juga melihat penanda genetik (molecular markers) pada tumor. Pemeriksaan genetik ini penting karena beberapa tumor memiliki mutasi tertentu yang dapat membantu menentukan terapi terbaik. Misalnya, mutasi IDH pada glioma atau kodeletion 1p/19q yang memengaruhi pilihan pengobatan dan harapan hidup.
Kadang, biopsi tidak bisa dilakukan karena tumor berada pada lokasi yang sangat berbahaya, seperti batang otak. Dalam kondisi seperti ini, diagnosis dilakukan berdasarkan pencitraan dan perkembangan gejala.
Setelah semua pemeriksaan terkumpul, dokter akan mengelompokkan tumor berdasarkan grading (tingkat keganasan), biasanya dari grade 1 (jinak) sampai grade 4 (paling ganas). Informasi ini menjadi dasar dalam menentukan apakah pasien membutuhkan operasi, radiasi, kemoterapi, atau kombinasi semuanya.
Dengan memahami proses ini, masyarakat tidak lagi bingung mengapa pasien tidak bisa langsung ditentukan jenis tumornya hanya dari satu pemeriksaan. Diagnosis tumor otak memerlukan evaluasi menyeluruh, dan setiap langkah dilakukan demi keselamatan serta akurasi hasil bagi pasien.
Konsultasikan keluhan anda pada tim dokter kami di nomor Brain Tumor Indonesia
Baca Juga
Apakah Tumor Otak Bisa Dicegah?
Benjolan Jinak vs Ganas di Otak
Penyakit Langka yang Dapat Menyebabkan Tumor Otak
