Gejala dan Pengobatan Pituitary Adenoma

Tumorotak

Tidak semua kasus tumor pada kelenjar pituitari ini dapat menimbulkan gejala. Terkadang, beberapa pasien mengetahui adanya tumor secara kebetulan, setelah menjalani tes untuk kondisi lain.

Namun ketika menimbulkan gejala, setiap orang sangat mungkin menunjukkan tanda yang berbeda-beda, bergantung dengan hormon yang mengalami gangguan. Selain hormon, ukuran tumor juga menjadi faktor munculnya gejala.

Jika ukuran tumor cukup besar (makroadenoma), tumor dapat menimbulkan tekanan. Akan tetapi, bila ukurannya lebih kecil, kemungkinan gejala tidak akan muncul.

Gejala yang ditimbulkan antara lain:

  • Nyeri kepala
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan hormonal sesuai dengan hormon yang terlibat, antara lain:
  1. Perubahan siklus menstruasi dan gangguan kesuburan pada wanita
  2. Perubahan suasana hati atau perilaku
  3. Disfungsi ereksi
  4. Perubahan berat badan
  5. Produksi ASI pada wanita yang belum melahirkan
  6. Percepatan atau terhambatnya pertumbuhan pada anak – anak atau remaja
  7. Pertumbuhan tangan, kaki, dahi, atau rahang pada orang dewasa
  8. Wajah membulat
  9. Punuk antara bahu atau keduanya
  10. Sering merasa lelah

Bagaimana dokter mendiagnosa seseorang memiliki tumor hipofisis atau pituitary adenoma?

  1. Pemeriksaan Fisik. Dokter akan menanyakan gejala – gejala pasien, riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, pemeriksaan kondisi saraf dan tes penglihatan.
  2. Pemeriksaan Imaging.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) Scan adalah pemeriksaan imaging yang sering digunakan untuk mengevaluasi kondisi otak.
  • MRI scan disertai dengan pemberian zat kontras dapat memberikan gambaran rinci jaringan otak dan kelenjar pituitary.
  • Computer Tomography (CT) Scan Pasien dengan alat pacu jantung atau dengan alasan lainnya yang tidak dianjurkan untuk MRI scan, dapat melakukan pemeriksaan CT scan.
  1. Tes Darah dan Urine. Ahli endokrinologi akan melakukan tes darah atau urine untuk mengetahui kadar hormon dalam tubuh pasien. Jika pasien memiliki kadar hormon yang tidak normal, maka hal ini akan membantu dokter mendiagnosa sindrom tertentu.
  2. Biopsi merupakan prosedur pembedahan untuk mengambil sedikit jaringan tumor untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Karena Pituitary Adenoma dapat mempengaruhi banyak organ dan sistem yang berbeda dalam tubuh, maka dokter dari beberapa spesialis medis akan bekerja sama untuk mengembangkan rencana terapi untuk pasien. Ahli bedah saraf dan endokrin mengkoordinasikan terapi ini di tim Brain Tumor & Pituitary Disorder Center.

Pengobatan Adenoma Pituitary meliputi: 

  • Operasi
  • Terapi Medis
  • Terapi Radiasi
  • Terapi Hormon
  • Observasi untuk Pituitary Adenoma kecil yang tidak menyebabkan tanda – tanda atau gejala yang signifikan. Jika Pituitary Adenoma tidak tumbuh dan tidak ada gangguan hormon maka pasien tidak memerlukan pengobatan khusus.

Faktor yang mempengaruhi jenis pengobatan adalah: 

  • Lokasi tumor
  • Apakah tumor menyebabkan jumlah yang berlebihan dari hormon tertentu
  • Kesehatan dan kondisi umum pasien terhadap pilihan pengobatan yang potensial

 

Baca juga : Jenis Tumor Otak yang Sering DitemukanMembatik dan Segudang Manfaat untuk Otak

Open chat
Kontak Kami melalui ini
Ada yang bs kami bantu?
Powered by